Siswi SD di Kentangan Jual Gorengan Keliling Untuk Biaya Sekolah

Loading...


Seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di Magetan, harus rela berjualan gorengan keliling untuk membiayai sekolah. Ia berjualan setelah pulang sekolah, untuk membantu sang nenek yang tinggal satu rumah. Tak seperti teman sebayanya yang bisa menikmati istirahat setelah sekolah.

Dinda Ekawati, baru saja pulang sekolah, tak seperti teman-teman sebayanya yang menikmati istirahat di rumah setelah belajar di sekolah, bocah berumur 12 tahun langsung bersiap-siap menjual aneka macam gorengan.

Setelah makan siang siswi kelas 5 SD Kentangan ini, langsung mengayuh sepedanya kembali untuk menjajakan aneka macam gorengan, yang sudah disiapkan oleh neneknya, Mursidah (50) yang tinggal satu rumah di Desa Kentangan Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan.

Dari satu rumah ke rumah warga, Dinda menjajakan gorengan dan rujak, rasa lelah harus ia hiilangkan, demi membantu sang nenek. Dalam sehari, biasanya dinda mendapatkan keuntungan 35 ribu. Sebagian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagian disimpan untuk memenuhi kebutuhan sekolah.

Dinda hidup bersama neneknya di rumah kontrakan sejak berusia 2 tahun, ketika kedua orang tuanya bercerai, sampai saat ini Dinda berusia 12 tahun kedua orang tuanya tak ada kabar.
Sejumlah warga yang biasa membeli gorengan Dinda, mengaku prihatin, karena ia harus banting tulang, dan seperti tertekan.

Menjalani hidup menjadi penjual gorengan keliling selepas pulang sekolah, tak pernah diinginkan oleh siswi yang bercita-cita ingin jadi dokter ini.
Loading...

0 komentar

Post a Comment